palestin

Saudaraku…

Kami yang terbaring di GAZA

Yang lama terkungkung di jeruji beton

Tak lagi mampu manangis dan meratap

Di tumpukan-tumpukan dan puing rumah kami

Saudaraku…

Kami yang meronta bisu di pinggiran GAZA

Yang tak terdengar di ujung-ujung jagad

Oleh para pendusta

Saudaraku

Kami yang menangis di Reruntuhan

Duduk di serpihan kematian

Memberi kabar pada saudara lewat sayap besi biadab

Kami terbaring bergelimang darah

Tanpa dekapan bunda dan peluk dari ayahnda

Kami bertahan bertatap langit berharap

Dan kami yang tak tau makna kebebasan

 

images1Sebuah cerita untuk sahabat kami…

Kami anak-anak PALESTINA yang telah lama tak bermain, tak sempat, tiada tempat untuk tertawa. Sobat, taukah kalian hidup kami indah, saat kalian bermain, berlarian dan kami pun tak jauh beda hanya saja kami berlari, bersembunyi di bawah raung-raung tank-tank orang yang tak kami kenal. Kami menghadang di jalan-jalan dengan batu-batu kecil hingga kami tak tau lagi makna kebebasan itu. Terkadang darah-darah segar begitu harum mengucur dari kepala shabat-sahabat kami

Kami punya ayah seperti kalian, teman-teman mungkin begitu mengharap ayah-ayah teman pulang kerja membawakan mainan. Kami juga begitu, tapi kami tak perlu mainan. Yang kami harap hanya senyum ayah yang masih bisa pulang dengan selamat. Disini kami juga punya mesjid, ya….meski kami harus antri di periksa tentara-tentara israel. Mungkin kami tak bisa bermain-main atau berlarian-di depan masjid seperti kalian apa lagi ribut saat shalat. Melainkan disitu kami berharap, kami berdo’a kapan kami bisa bermain tenang, karena itulah kesempatan bagi kami yang jarang

Sahabat, kini teman-teman kami yang di GAZA pun di serang oleh mereka yang tak bertanggung jawab, mereka tak punya rumah lagi. Bahkan orang tua mereka tak ada lagi, adik bayi mereka meninggal. Mereka sendiri, mereka tak lagi menangis. Bukan karena tak sedih, tapi airmata tak ada lagi, kering. Sekarang kami lapar tanpa makanan, kami haus tanpa minuman,kami berdarah tanpa obat. Kami bingung tak tau lagi kemana akan mengadu. Kami hanya berharap pada Allah, ialah yang menenangkan hati kami dalam keggelisahan dan ketakutan ini. Kami juga berharap teman-teman mau sedikit menolong kami. Mungkin untuk sepotng roti pengganjal perut kami pagi ini, atau seteguk air. Dan kami begitu senang jika ada kapas yang dapat menyeka darah di kepala kami.

lawan kamiDan teman-teman, tapi kami bangga bahwa tanah kami, negara kami, akan mengantarkan kami pada perjuangan yang berakhir syahid dan surga. Meski kami yang masih kecil ini hanya punya batu untuk melempar. Dan kami juga berpesan pada teman-teman jihad kita berbeda tapi tujuan kita sama.teman-teman di sana belajar di sekolah dan kami bertahan dalam kedamaian di hati kami dengan batu-batu kecil. Allah lah akhir dari segala perjuangan.

sahabat rohis sekalian, tentunya tak seorang pun yang tragedi penyerangan tentara israel ke palestina.  karena hal tersebut amat bertentangan dengan harapan kita akan perdamaian dunia. sahabat sebagai orang yang mendukung perdamaian kita hendaknya mengutuk keras peristiwa itu. selain itu selaku sahabat se akidah kita hendaknya turut membantu saudara kita disana dengan doa, selain itu kita juga hendaknya menunjukan langkah nyata sebagai wujud solidaritas dan ke saudaraan kita (ukhuwah) dengan sedikit menyumbangkan uang saku kita untuk meringankan beban saudara kita di sana. semoga Allah senantiasa memberi kekuatan dan kesabaran kepada saudara kita disana.

 

untuk informasi tentang palestina kunjungi web berikut :

Harun yahya (sejarah palestina)

Info Palestina 

 

 

2 Respon untuk

  1. hanyahamba mengatakan:

    اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَ الْمُسلِمِين اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَاننَاَ الْمُسلِمِين وَ المُجَاهِدِينَ فِي فِلِسْطِين اللَّهُمَّ ثَبِّتْ إِيمَانَهُمْ وَ
    أَنْزِلِ السَّكِينَةَ عَلَى قُلُوبِهِم وَ وَحِّدْ صُفُوفَهُمْ

    اللَّهُمَّ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ المُشْرِكِينَ اللَّهُمَّ دَمِّرِ الْيَهُود وَ إِسْرَآئِل

    وَ شَتِّتْ شَمْلَهُم وَ فَرِّقْ جَمْعَهُمْ اللَّهُمَّ انْصُرْ المُجَاهِدِينَ عَلَى أَعْدَائِنَا أَعْدَاءَ الدِّين بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّحِمِينَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ

    “Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina. Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati mereka dan satukanlah barisan mereka. Ya Allah, hancurkanlah kaum kuffar dan kaum musyrikin. Ya Allah, binasakanlah kaum Yahudi dan pasukan Israel dan cerai-beraikanlah kesatuan mereka. Ya Allah, menangkanlah kaum Mujahidin atas musuh kami musuh agama dengan RahmatMu, Wahai Yang Maha Pengasih. Dan sampaikanlah Sholawat kami kepada Nabi Muhammad.”

    Qunut Nazilah untuk ikhwah kita di palestina.

    oya, gimana kabar smandu? adakah yang bersolidaritas untuk palestina (SUMBANGAN)

  2. Anonymous mengatakan:

    Allah never sleeps, always watches over them… Keep surviving! I pray for You All.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.