Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban

November 7, 2009

 

Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah, yaitu dengan mengenakan pakaian syar’i yang dikenal dengan jilbab atau hijab. Namun dalam kenyataan masih banyak di antara para muslimah yang belum mau memakainya. Ada yang dilarang oleh orang tuanya, ada yang beralasan belum waktunya atau nanti setelah pergi haji dan segudang alasan yang lain. Nah apa jawaban untuk mereka?? Baca entri selengkapnya »


Semut Juga Bercocok Tanam

Agustus 18, 2009


Adik-adik, tahukah kalian bahwa ada jenis semut yang bercocok tanam dengan menumbuhkan jamur di sarangnya? Yah mereka inilah semut-semut petani jamur. Mereka menanam jamur untuk makanan mereka. Mereka menggunakan dedaunan tumbuhan yang telah mereka potong-potong sebagai media penumbuh jamur.

Namun, tahukah kalian, bagaimana semut-semut ini memotong dedaunan? Ternyata semut memiliki peralatan khusus dan sangat ahli dalam memotong dedaunan, bahkan ranting pohon!

Bila ukuran semut dibandingkan dengan manusia, besarnya dedaunan yang mereka potong layaknya selembar papan berat atau sebuah batang pokok pohon. Kita menggunakan peralatan khusus untuk menebang pohon, dengan gergaji mesin misalnya. Tapi, bagaimana semut melakukannya? Jawabannya lagi-lagi menunjukkan keajaiban penciptaan. Allah telah memberi semut seperangkat alat potong yang merupakan keajaiban desain.

Perangkat pemotongan terdiri atas dua bilah pisau. Pisau tersebut terbalut lapisan seng yang menjadikannya sangat tajam. Cara pemotongannya sungguh mengagumkan. Organ khusus di bawah kepala semut membangkitkan gelombang suara berfrekuensi tinggi. Gelombang ini diteruskan ke daun melalui pisau tersebut sehingga menjadikan daun lebih rapuh dan mudah dipotong.

Desain pada perangkat ini sangatlah canggih. Marilah kita teliti struktur perangkat tersebut. Melapisi pisau logam dengan logam campuran agar lebih tajam adalah teknik yang dipakai manusia. Tapi manusia yang melakukannya memiliki akal dan kecerdasan, dan perangkat teknologi yang dikembangkannya adalah hasil penelitian khusus di laboratorium .

Tapi semut tak pernah tahu jika ada bahan baku yang bernama seng. Tidak juga mereka tahu bahwa pisaunya terbalut lapisan seng. Sel-sel perangkat pemotong pada semut dengan ajaib membungkus pisau tersebut dengan lapisan seng. Terdapat perancangan maha cerdas pada tubuh makhluk mungil ini.

Hal yang sama berlaku pula pada perangkat yang menjadikan daun lebih mudah dipotong dengan menggunakan gelombang suara. Semut sama sekali tidak tahu bahwa frekuensi tinggi akan menjadikan benda lebih rapuh. Tak ada keraguan bahwa perangkat rumit secanggih ini tidaklah mungkin ada dengan sendirinya secara kebetulan. Hanya ada satu penjelasan bagi keberadaan perangkat yang sempurna ini. Perangkat ini sengaja diciptakan. Semut telah diciptakan oleh Allah; dan teknik pemotongan daun serta segala keahlian mereka yang lain adalah pemberian-Nya. Hal ini dinyatakan dalam ayat Alquran:

“Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?” (QS. Al An’aam, 6:80)

Fr.insight magazine


sudah siapkah kita?

Agustus 18, 2009

Sahabat rohis sekalian, alhamdulillah sebentar lagi insyAllah kita akan memasuki bulan ramadhan. Bulan ramadhan merupakan bulan yang bertabur berbagai nikmat dan keberkahan dari Allah. Dibulan itu pula Allah membuka ampunan yang seluas-luasnya. Dalam salah satu hadistnya dari abu hurairah riwayat tirmidzi dan ibnu majah, rasulullah mengatakan: bahwa di bulan ini pintu jannah akan di buka seluas-luasnya.

Jika kita berkaca kepada para sahabat rasulullah dalam menhadapi ramadhan tentulah tak dapat kita bayangkan betapa semagat dan giatnya mereka dalam menghadapi bulan ramadhan ini. Umar bin khatab biasanya akan mengajak keluarganya untuk shalat malam (tahajud). Ibnu hatim mengatakan bahwa usman bin affan pernah hilang kesadarannya saat shalat malam, karena khusyuknya dan begitu menghayati bacaanya beliau dalam rakaat pertama saja sudah mengkhatamkan bacaan alqur’an. tak ketinggalan pula para tabi’in dan ulama-ulama kita dahulunya, jika ramadhan tiba mereka mengencangkan ikat pinggan dan tak ketinggalan beribadah bahkan hingga menjelang subuh.

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji (QS. Al-Israa’:79)

Selain itu kita di tuntut untuk lebih menginteraksikan diri kita dengan al-qur’an. Imam malik memiliki kebiasaan memaksimalkan kemuliaan dengan sebaik-baiknya. Beliau akan menutup kitab-kitab, tidak melayani diskusi, melainkan beliau akan fokus.beliau pernahnya berkata sambil menunjuk ke mushaf alqur’anya ”bulan ini adalah bulan alqur’an”. imam syafi’i pun tak ketinggalan. Bahkan beliau mengkhatamkan alqur’an dua kali dalam setiap harinya. Itupun diluar bacaan shalatnya.

Dan yang tak lupa pula bahwa di bulan ramdhan ini rasulullah biasanya memperbanyak sedekahnya. Bahkan semakin kencang hingga seperti angin taufan yang menghadang. Umar bin khatab biasanya membawa separuh hartanya untuk di sedekahkan. Lain dengan abu bakar, beliau justru menyedekahkan seluruh hartanya. Hingga rasulullah pun bertanya apa yang di tinggalkannya untuk dirinya dan keluarganya. ”dengan tenang abu bakar pun menjawab ”aku sisakan Allah dan Rasulnya”. Selain denga  hartanya banyak para sahabat yang bersdekah dengan makanan. Yaitu menjamu faqir miskin dan yatim untuk berbuka bersama seperti yang di lakukan ibnu umar. Bahkan ada yang mendatangi masjid dan meminta mereka untuk makan di rumah bersama.

Teman-teman, mungkin amat jauh jika kita ingin membandinkan diri kita dengan mereka. Namun kita harus berusaha menjadi sebaik-baiknya orang yang menyambut bulan ramdhan ini dengan suka cita dan kesungguhan. Kita harus berazam (bertekad) bahwa bulan ramadhan kali ini harus benar-benar lebih baik dari sebelumnya. Dan bersungguh-sungguh. Tentunya sangat rugi jika kita melewatkannya.

Amat sayang jika bulan yang penuh berkah ini kita bisa di lalaikan dengan siaran-siarn tivi yang menjebak (mengatas namakan program islami) tapi padahal dapat melalaikan kita merengguk indahnya ramadhain ini. Tentunya dari sekarang kita pertanyakan kesiapan kita.

Hal-hal yang hendaknya kita upayakan dalam menjalankan ibadah ramadhan :

  1. melaksanakan shaum (puasa) dengan bersungguh-sungguh, tidak hanya menahan lapar dan haus namun juga mampu menahan segala indra kita dari hal-hal yang tidak bermanfaat apa lagi maksiat
  2. berbicara seperlunya yaitu hal-hal yang bermanfaat dan menghindari obrolan sia-sia apa lagi hal-hal yang bermuatan ghibah (menbuka aib orang) apalagi fitnah
  3. mempersiapkan kondisi fisik untuk dapat beribadah malam hari (tarawih dan tadarus). Karena pada umumnya banyak orang yang akan di landa rasa kantuk.
  4. memperbanyak membaca alqur’an. jika para sahabat rasulullah dan para ulama dalam satu hari mengkhatamkan alqur’an, tidakkah kita dapat mengkhatamkannya minimal satu kali selama sebulan ini (satu juz satu hari)
  5. tidak lupa untuk menggiatkan amalan sunnah seperti tarawih atau tahajud dan shalat duha dan lainya.
  6. merutinkan dan memaksimalkan sedekah
  7. lebih giat untuk belajar dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Bulan ramadhan bukan alasan untuk bermalasan, melainkan untuk memaksimalkan amalan kita. Karena jika kita berkaca di bulan ramadhan ini banyak peristiwa penting. Rasulullah dan para sahabat bukannya membuat diri mereka malas dan loyo melainkan memenangkan perang badar dengan 313 orang yang melawan 1000 lebih tentara kafir, dapat menaklukkan kota makkah tanpa setetes pun darah (fathu makkah)
  8. tidak berlama-lama dengan tontonan televisi.

insyaAllah upaya kita ini akan berbuah manis di akhir ramadhan yaitu menjadi hamba yang bertaqwa dan menang dengan ampunan dari Allah. Akankah kemenangan itu kita raih?? Istiqomah.


Tidak Melebihi Kemampuan

Agustus 7, 2009

Tidak Melebihi Kemampuan

Allah menguji setiap manusia dengan ujian yang beragam jenis. Akan tetapi, Dia tak pernah membebani seseorang melebihi apa yang ia mampu. Ini adalah janji Allah,

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekadar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al A’raaf, 7: 42)

Penyakit, kecelakaan, dan segala macam bentuk ujian yang dihadapi seseorang dalam kehidupan dunia, adalah dalam batasan kemampuan seseorang untuk mengatasinya. Dalam beberapa peristiwa, seseorang bisa saja merasa telah melakukan segala yang memungkinkannya keluar dari masalah, namun ia tidak kunjung melihat jalan keluar. Karena Baca entri selengkapnya »


Kita Bagaimana?

Agustus 4, 2009

Sahabat-sahabatku,, Cuma mau bagi-bagi aja,,

Kenal Iqbal? Anak kecil dari pakistan yang lahir tahun 1983-1995, yang diperbudak dari kecil sebagai pekerja di pabrik kain. Tidak pernah sekolah, dan akhirnya dia melarikan diri dari pabrik itu, menceritakan kepada siapapun tentang kasus yang dialami, ke polisi kemana-mana dan akhirnya dia ditembak oleh orang yang tak dikenal, dan sampai saat ini tidak ada yang mengetahui siapa pelakunya.

Mungkin kalau anak kecil lain atau kita bahkan akan berkomentar, nekad, ceroboh, tanpa perencanaan, salah kenapa harus cerita-cerita kemanapun, dan yang lainnya yang bersifat menyalahkan, mengkritik lainnya..

Lalu apa yang dilalukan Craig Kielburger anak pakistan yang sebaya (12 tahun,kelas 6 SD) dengan Iqbal?? Ayo kita simak..

Craig Kielburger yang ketika itu berangkat sekolah, melihat berita itu di koran, dan berkomentar, “gila, inikan seumuran saya!” ketika itu dia berfikir apa yang saya dapat lakukan?

Sampai disekolah Chraig mengumpulkan teman-temannya dan membuat forum diskusi (ini seumuran kelas 6 SD), dan membahas tentang apa yang dia baca, lalu mereka pun sepakat untuk membuat LSM kelas dunia FREE THE CHILDREN untuk membebaskan anak-anak di banyak negeri dari perbudakan. Umur 14 tahun sudah menjadi konsultan perdana menteri Kanada, umur 14 tahun keluar masuk parlemen untuk menemui dan memberikan masukan ke perdana menteri di seluruh dunia, dan umur 14 tahun juga sudah dapat membuat salah satu pasal di Kanada yang menyatakan tidak akan membeli barang-barang dan kain dari pabrik yang memperkerjakan anak dibawah umur. Umur 14 tahun!

Saat ini hasil kerjanya telah berhasil membangun lebih dari 350 sekolah dan menyekolahkan sekitar 20000 anak-anak setiap hari.

Lalu kita sudah berbuat apa sampai umur sekarang?

Lain lagi cerita unta……..

Pagi hari, saat akan sarapan sang anak unta bertanya kepada sang bunda,, “bunda kenapa kok kita punya punuk besar dan dua lagi??”
Lalu bunda menjelaskan pada buah hatinya, anakku, punuk itu buat cadangan makanan kita, jadi ketika kita berjalan jauh di gurun tidak akan habis energi kita”
Oh, gitu ya bunda, nanya lagi bunda…”bunda, kenapa kok kita punya tembolok besar banget, buat apa?” lalu bundanya menjelaskan, “ tembolok ini buat cadangan air kita biar gak kehausan saat perjalanan di gurun, klo hewan lain gak bakal bisa seperti kita, karena tembolok kita bisa menampung 250liter air, jadi kita gak kehausan…” iya bunda,,

Bunda, bunda tanya lagi.. (bundanya sudah mulai kesal nih, karena pagi-pagi mau sarapan sudah diteror banyak pertanyaan dengan sang buah hati) apa lagi? Terakhir ya,, pagi-pagi sudah nanya.. kata bundanya. “iya bunda, terakhir..” kata anaknya, “bunda, kenapa kok kita punya kaki panjang, buat apa bunda???”kata anaknya,, “ini buat kita bisa berlari kencang disaat badai gurun”.. oh,,bunda nanya lagi,, terakhir deh bunda… (bener ya terakhir,,) “ bunda kenapa kok kita punya bulu mata yang lentik dan panjang???”.. “bulu mata ini buat kita gak kelilipan di saat kita dalam perjalanan gurun pasir..”,

bunda-bunda terakhir deh nanya lagi, kali ini benar-benar terakhir gak nanya-nanya lagi…. (bener ya, kita mau sarapan nih..) “iya bunda, lalu bunda kenapa kita berada disini, kalau kita punya potensi besar dalam diri kita…???”
sang bunda bengong…

Mau tau mereka ada dimana??
Mereka ada di Ragunan..

Lalu apakah kita akan sama dengan unta?
Punya kekuatan/ potensi besar tapi berada pada tempat yang salah???

APA YANG DAPAT KITA RAIH DALAM HIDUP YANG HANYA SEKALI INI ?

Meskipun ukuran kita kecil mungil dan masa hidup kita hanya sebentar, banyak hal dapat kita lakukan dengan mengoptimalkan pengguna-an semua perlengkapan pemberian Tuhan.

Erick Weihenmayer berhasil mendaki lima puncak gunung tertinggi di lima benua, padahal dia tunanetra.

Bob Wieland berhasil berlari dari pantai barat ke pantai timur Amerika, padahal dua kakinya buntung sebatas pangkal paha.

Kevin Alderton berhasil membuat rekor dunia meluncur dengan ski 101 mil per jam, padahal dia tuna netra.

Craig Kielburger, pada usia 12 tahun bisa mendirikan LSM kelas dunia FREE THE CHILDREN untuk membebaskan anak-anak di banyak negeri dari perbudakan. Hasil kerjanya telah berhasil membangun lebih dari 350 sekolah dan menyekolahkan sekitar 20000 anak-anak setiap hari.

Jika mereka, dengan keterbatasan mereka, dapat berbuat sesuatu yang signifikan dan layak dikenang oleh orang banyak, lalu apa yang tidak dapat kita lakukan dengan perlengkapan sempurna milik kita?

Jangan sampai kita menjadi seperti unta di Ragunan.

-by kakmita/ copas dari Group Muslim cummunity-


Mbah Surip Masuk Rohis

Agustus 4, 2009

Pagi itu mbah surip, baru bangun tidur, eh taunya hari masih pagi beliau mendengar suara-suara yang mulai gaduh di SMA2.

Tak dengar dimana-mana….

Tak dengar dimana-mana….

karena penasaran mbah surip mendatanginya……ee taunya di SMANDU ada kegiatan seru lo………

pandangan mbah surip tak sempat terkedipkan, dan mbah surip pn tak mau beranjak dari SMAN2 Sungai penuh. dengan kondisi yang belum mandi dan rambut gimbalnya mbah surip pun berkata……

enak dong, mantep dong

mbah surip mencoba untuk bertanya kepada salah seorang peserta “ini acara Apa?”

salah satu siswa Smandu menjawab ini “kegiatan SIAP yang di laksanakan Oleh Rohis”

“Ooooo…….”

Dari pada kamu di rumah bosen.

Mending ke Rohis

Enak to, mantep to

Ayo kesini….. (ujar mbah surip)

Itulah kisah mbah surip pagi itu, dan mbah surip pun memutuskan untuk masuk Rohis…..(bersambung ..)

Pa kabar sobat ro’is sekalian?

Alhamdulillah sekalian, pekan lalu Rohis mengadakan kegiatan SIAP (Study Islam Akhir Pekan) tapatnya pada ahad tanggal 26 juli 2009. BTW, pagi-pagi yang dingin tak menggetarkan semangat taman-teman kita kelas1 untuk bersemangat datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dan sahabat-sahabat kita dari Rohis mau bilang “Rugi lo bagi yang tak sempat hadir”. Karena kegiatan yang juga di hadiri oleh para alumni dan kakak-kakak LDK (lembaga Dakwah Kampus) STAIN itu S E R U A B I S…….

Pagi-pagi acara di buka oleh bu silvi dan setelah itu Ustadz Emrizal pun dengan Semangat Memotifasi para peserta beliau mengingatkan betapa besarnya peran kita sekalian sebagai pemuda muslim unggulan full imtak dan iptek. Setelah itu kakak alumni pun tak ketinggalan dengan Game-game serunya….membuat kita semakin tertantang dan termotifasti……

Yang lebih seru lagi setelah zuhur di adakan outbond…..sampai-sampai hari Sore pun tak terasa. Kegiatan Outbond yang full game yang menantang, seru, dan asyik membuat ikatan hati semakin kuat. Karena untuk menghadapi game yang di berikan oleh kakak alumni tersebut para peserta di tuntut untuk bekerja dalam tim, so…harus kompak, kreatif dan menantang imajinatif kita

Sayangnya acara yang menyenangkan tersebut pun harus berakhir……. :(

Eits…tapi tunggu dulu bagi teman-teman yang hadir kemarin atau yang belum hadir, nantikan kegiatan-kegiatan Rohis berikutnya………Pokoke Pesane “Jadilah takwa, gaul n’ sukses”

mbah surip aja ikut………………. :)


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.