Sahabat-sahabatku,, Cuma mau bagi-bagi aja,,
Kenal Iqbal? Anak kecil dari pakistan yang lahir tahun 1983-1995, yang diperbudak dari kecil sebagai pekerja di pabrik kain. Tidak pernah sekolah, dan akhirnya dia melarikan diri dari pabrik itu, menceritakan kepada siapapun tentang kasus yang dialami, ke polisi kemana-mana dan akhirnya dia ditembak oleh orang yang tak dikenal, dan sampai saat ini tidak ada yang mengetahui siapa pelakunya.
Mungkin kalau anak kecil lain atau kita bahkan akan berkomentar, nekad, ceroboh, tanpa perencanaan, salah kenapa harus cerita-cerita kemanapun, dan yang lainnya yang bersifat menyalahkan, mengkritik lainnya..
Lalu apa yang dilalukan Craig Kielburger anak pakistan yang sebaya (12 tahun,kelas 6 SD) dengan Iqbal?? Ayo kita simak..
Craig Kielburger yang ketika itu berangkat sekolah, melihat berita itu di koran, dan berkomentar, “gila, inikan seumuran saya!” ketika itu dia berfikir apa yang saya dapat lakukan?
Sampai disekolah Chraig mengumpulkan teman-temannya dan membuat forum diskusi (ini seumuran kelas 6 SD), dan membahas tentang apa yang dia baca, lalu mereka pun sepakat untuk membuat LSM kelas dunia FREE THE CHILDREN untuk membebaskan anak-anak di banyak negeri dari perbudakan. Umur 14 tahun sudah menjadi konsultan perdana menteri Kanada, umur 14 tahun keluar masuk parlemen untuk menemui dan memberikan masukan ke perdana menteri di seluruh dunia, dan umur 14 tahun juga sudah dapat membuat salah satu pasal di Kanada yang menyatakan tidak akan membeli barang-barang dan kain dari pabrik yang memperkerjakan anak dibawah umur. Umur 14 tahun!
Saat ini hasil kerjanya telah berhasil membangun lebih dari 350 sekolah dan menyekolahkan sekitar 20000 anak-anak setiap hari.
Lalu kita sudah berbuat apa sampai umur sekarang?
Lain lagi cerita unta……..
Pagi hari, saat akan sarapan sang anak unta bertanya kepada sang bunda,, “bunda kenapa kok kita punya punuk besar dan dua lagi??”
Lalu bunda menjelaskan pada buah hatinya, anakku, punuk itu buat cadangan makanan kita, jadi ketika kita berjalan jauh di gurun tidak akan habis energi kita”
Oh, gitu ya bunda, nanya lagi bunda…”bunda, kenapa kok kita punya tembolok besar banget, buat apa?” lalu bundanya menjelaskan, “ tembolok ini buat cadangan air kita biar gak kehausan saat perjalanan di gurun, klo hewan lain gak bakal bisa seperti kita, karena tembolok kita bisa menampung 250liter air, jadi kita gak kehausan…” iya bunda,,
Bunda, bunda tanya lagi.. (bundanya sudah mulai kesal nih, karena pagi-pagi mau sarapan sudah diteror banyak pertanyaan dengan sang buah hati) apa lagi? Terakhir ya,, pagi-pagi sudah nanya.. kata bundanya. “iya bunda, terakhir..” kata anaknya, “bunda, kenapa kok kita punya kaki panjang, buat apa bunda???”kata anaknya,, “ini buat kita bisa berlari kencang disaat badai gurun”.. oh,,bunda nanya lagi,, terakhir deh bunda… (bener ya terakhir,,) “ bunda kenapa kok kita punya bulu mata yang lentik dan panjang???”.. “bulu mata ini buat kita gak kelilipan di saat kita dalam perjalanan gurun pasir..”,
bunda-bunda terakhir deh nanya lagi, kali ini benar-benar terakhir gak nanya-nanya lagi…. (bener ya, kita mau sarapan nih..) “iya bunda, lalu bunda kenapa kita berada disini, kalau kita punya potensi besar dalam diri kita…???”
sang bunda bengong…
Mau tau mereka ada dimana??
Mereka ada di Ragunan..
Lalu apakah kita akan sama dengan unta?
Punya kekuatan/ potensi besar tapi berada pada tempat yang salah???
APA YANG DAPAT KITA RAIH DALAM HIDUP YANG HANYA SEKALI INI ?
Meskipun ukuran kita kecil mungil dan masa hidup kita hanya sebentar, banyak hal dapat kita lakukan dengan mengoptimalkan pengguna-an semua perlengkapan pemberian Tuhan.
Erick Weihenmayer berhasil mendaki lima puncak gunung tertinggi di lima benua, padahal dia tunanetra.
Bob Wieland berhasil berlari dari pantai barat ke pantai timur Amerika, padahal dua kakinya buntung sebatas pangkal paha.
Kevin Alderton berhasil membuat rekor dunia meluncur dengan ski 101 mil per jam, padahal dia tuna netra.
Craig Kielburger, pada usia 12 tahun bisa mendirikan LSM kelas dunia FREE THE CHILDREN untuk membebaskan anak-anak di banyak negeri dari perbudakan. Hasil kerjanya telah berhasil membangun lebih dari 350 sekolah dan menyekolahkan sekitar 20000 anak-anak setiap hari.
Jika mereka, dengan keterbatasan mereka, dapat berbuat sesuatu yang signifikan dan layak dikenang oleh orang banyak, lalu apa yang tidak dapat kita lakukan dengan perlengkapan sempurna milik kita?
Jangan sampai kita menjadi seperti unta di Ragunan.
-by kakmita/ copas dari Group Muslim cummunity-