Januari 6, 2009

palestin

Saudaraku…

Kami yang terbaring di GAZA

Yang lama terkungkung di jeruji beton

Tak lagi mampu manangis dan meratap

Di tumpukan-tumpukan dan puing rumah kami

Saudaraku…

Kami yang meronta bisu di pinggiran GAZA

Yang tak terdengar di ujung-ujung jagad

Oleh para pendusta

Saudaraku

Kami yang menangis di Reruntuhan

Duduk di serpihan kematian

Memberi kabar pada saudara lewat sayap besi biadab

Kami terbaring bergelimang darah

Tanpa dekapan bunda dan peluk dari ayahnda

Kami bertahan bertatap langit berharap

Dan kami yang tak tau makna kebebasan

 

images1Sebuah cerita untuk sahabat kami…

Kami anak-anak PALESTINA yang telah lama tak bermain, tak sempat, tiada tempat untuk tertawa. Sobat, taukah kalian hidup kami indah, saat kalian bermain, berlarian dan kami pun tak jauh beda hanya saja kami berlari, bersembunyi di bawah raung-raung tank-tank orang yang tak kami kenal. Kami menghadang di jalan-jalan dengan batu-batu kecil hingga kami tak tau lagi makna kebebasan itu. Terkadang darah-darah segar begitu harum mengucur dari kepala shabat-sahabat kami

Kami punya ayah seperti kalian, teman-teman mungkin begitu mengharap ayah-ayah teman pulang kerja membawakan mainan. Kami juga begitu, tapi Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.